Bukit kuneer wonosari, Kebun teh paling hits di malang

Provinsi bagian timur pulau Jawa juga tak kalah indahnya dalam hal wisata. Selain Gunung Bromo yang menjadi ikon pariwisata di Jawa Timur, banyak sekali tempat wisata yang tak kalah menariknya di Jawa Timur. Malang yang terkenal dengan sebutan kota apel ini ternyata mempunyai destinasi wisata yang menyuguhkan hamparan perkebunan teh, yaitu tepatnya di Bukit Kuneer, Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.

Bukit Kuneer yang berada di Perkebunan Teh milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XII ini, sebenarnya merupakan spot foto yang didesain apik. Di lokasi ini, Anda akan disuguhkan dengan pemandangan hijau di kawasan lereng Gunung Arjuno dan memberikan suasana yang sejuk dan menyegarkan.

Bukit Kuneer ini didesain sedemikian rupa agar menjadi spot foto yang mampu memuaskan selera pengunjung. Di spot ini terdapat sign board berwarna kuning dan tampak menonjol pada latar belakang hamparan hijau Kebun Teh Wonosari yang bertuliskan Bukit Kuneer Kebun Wonosari.

Kebun teh yang mempunyai luas area sekitar 1.000 ha dan berada pada ketinggian 950-1.250 m dpl ini, merupakan peninggalan Belanda yang mulai dibudidayakan pada tahun 1875. Perkebunan teh ini menjadi salah satu tempat mengais rejeki bagi sebagian besar warga Wonosari, baik sebagai petani teh, pegawai di pabrik teh, maupun berjualan di sekitar area ini.

Sejak tahun 1945, perusahaan milik pemerintah ini tidak hanya melakukan budi daya teh, tetapi juga mengelola kawasan Wonosari menjadi wisata agro yang ramah pengunjung.

Destinasi wisata ini hanya berjarak sekitar 30 km dari Kota Malang dengan waktu tempuh sekitar 30 menit saja. Ada dua rute yang akan menjadi pilihan bagi Anda. Pertama, melewati Singosari. Anda dapat keluar dari jalan utama Malang-Surabaya dan belok kiri masuk ke kawasan Song-Song Adimulyo, kemudian masuk ke wilayah Desa Toyomarto.

Rute kedua melewati Lawang. Anda hanya belok kiri mengikuti petunjuk arah menuju Kebun Teh Wonosari. Jangan segan bertanya pada warga yang melintas karena Anda akan melalui jalan yang berliku-liku! Anda dapat berkunjung ke Kebun Teh ini dari jam 07.00 hingga 17.00 WIB. Harga tiket masuk saat weekday adalah Rp 8 ribu per orang dan saat weekend Rp 10 ribu per orang.

Selain Bukit Kuneer, pihak pengelola juga menyediakan spot lain yang tak kalah menariknya, seperti jembatan kayu yang dibangun melintasi tumbuhan perdu. Di sepanjang jembatan kayu ini, para pengunjung bisa berhenti sejenak di spot-spot foto yang telah disediakan. Ada spot foto berbentuk hati dengan hiasan bunga-bunga cantik. Spot foto tersebut menjadi spot terfavorit bagi sebagian besar pengunjung.

Tea walk yang tenang dan berfoto di antara rimbunnya petak teh biasanya masih kurang membuat puas bagi para pengunjung. Jadi, pihak pengelola menyediakan spot foto tambahan, yaitu di jembatan. Selain itu, terdapat pula gubuk yang mengusung konsep alami yang menyatu dengan alam sekitarnya. Pengunjung dapat istirahat sejenak untuk melemaskan kaki setelah menjelajahi kebun teh yang luas di gubuk artistik ini.

Selain berfoto dan menikmati pemandangan hamparan petak-petak tanaman teh, hal menarik lainnya yang dapat dirasakan oleh pengunjung adalah edukasi tentang teh. Pengunjung harus menyempatkan diri untuk melihat pemrosesan pucuk-pucuk daun teh yang telah dipetik hingga menjadi teh yang siap diseduh. Perkebunan teh ini sudah menghasilkan produk teh berkemas dengan nama teh Rolas.

Jadi, jangan lupa bagi para pengunjung untuk menikmati seduhan teh Rolas dan membeli teh Rolas sebagai buah tangan saat pulang! Pengunjung juga dapat melakukan kunjungan ke pabrik teh untuk melihat proses pembuatan teh.

Bagi para pengunjung yang masih betah di agro wisata ini, maka Anda dapat bermalam di wisma-wisma yang telah tersedia. Tarif bermalam bergantung pada fasilitas yang ingin Anda dapatkan. Suasana yang tenang dan udara yang sejuk di Kebun Teh Wonosari memang menjadi tawaran yang sangat sulit untuk ditolak.

Apalagi setelah bermalam sejenak, tentu Anda akan merasa bugar dan siap beraktivitas di pagi harinya dengan semangat baru. Jika Anda tidak menyukai bermalam di wisma, vila, maupun hotel, maka Anda dapat mencoba bermalam di tenda. Pihak pengelola sudah sudah menyediakan area yang cukup luas untuk camping dengan suasana yang damai dan sejuk.

Tidak hanya wisma, vila, atau hotel saja, objek agro wisata ini sudah memiliki daya dukung yang mumpuni. Ada kolam air panas yang dapat menghangatkan Anda di tengah dinginnya udara pegunungan. Pada hari biasa, harga tiket masuk kolam renang Rp 8 ribu per orang dan ketika hari Minggu menjadi Rp 12 ribu per orang. Ada juga ATV motor dan ATV mobil. Tarif yang dikenakan untuk menyewa ATV motor Rp 40 ribu per putaran, sedangkan ATV mobil dikenakan tarif Rp 10 ribu per 5 menit.

Selain itu, Anda juga dapat melihat beberapa binatang yang ada di kebun binatang mini, seperti burung merak, monyet, ular, dan lain sebagainya. Fasilitas lain yang dapat Anda nikmati adalah kereta kelinci, taman bermain, berkuda, wall climbing, paintball, sepeda air, flying fox, sepeda gunung, dan berbagai kegiatan seru yang bisa dicoba selama anda berada di kawasan Wonosari. Kebun teh Wonosari ini memang objek wisata yang menyuguhkan tempat alami, nyaman, dan membuat para pengunjung betah karena fasilitas yang diberikan.

Komentar

Aug 7, 2018 - Posted by hamdani - No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *