Menelusuri Keindahan Air Terjun Seweru Serondo Madiun Jawa Timur

photo by : wisatabagus.net

Air Terjun Seweru, Desa Kare, Madiun – Madiun yang mendapat sebutan Kota Gadis ternyata memiliki objek wisata air terjun yang sangat menarik, yaitu Air Terjun Seweru. Terdapat beberapa nama lain untuk Seweru, seperti Air Terjun Serondo, Slampir dan Kedung Malem. Air terjun yang memiliki dua aliran ini sangat berpotensi menjadi salah satu ikon Kota Madiun, apalagi kondisinya yang masih perawan dan asri.

Sejarah Air Terjun Seweru Madiun

Air terjun Seweru ditemukan 25 tahun yang lalu oleh warga setempat, Abi Ismani, secara tidak sengaja, namun seakan-akan Seweru hilang ditelan kemegahan Gunung Wilis karena medannya cukup sulit. Tapi, sebenarnya ada kisah unik tentang Air Terjun Seweru, yaitu legenda Mbah Malem yang dianiaya dan dibuang di daerah tersebut. Legenda Mbah Malem sudah diketahui secara turun-temurun sejak satu abad lalu, namun warga tak menyangka kalau ada air terjun yang terbentuk di tempat itu.

Menurut ceritanya, air terjun Seweru memiliki ketinggian sekitar 30 meter. Hal itu membuatnya bisa dilihat dari kejauhan. Di sana juga terdapat dua air terjun dengan tinggi yang sama, deras nyaris sama dan saling berhadap-hadapan. Itulah yang membuat air terjun dengan nama lain Kedung Malem ini dinilai unik.

Air Terjun Seweru mulai diketahui banyak orang setelah pemuda karang taruna setempat meng-explorenya lebih lanjut. Saat inipun pemerintah Kabupaten Madiun akan menjadikan air terjun tersebut sebagai objek wisata andalan dengan kealamiannya.

Air Terjun Seweru Serondo Yang Eksotik

Air terjun Seweru bersembunyi di balik pegunungan serta perkebunan kopi, sehingga belum ter-explore oleh banyak orang. Namun, kalau pengunjung sudah sampai ke sana pasti akan terkagum-kagum dengan pesona yang dimilikinya. Saat perjalanan semakin dekat, pengunjung akan mendengar suara khas air terjun yang deras disertai aliran air sungai. Sumber mata air tersebut asalnya dari bawah gunung dan muncul di atas pohon.

Air terjun yang memiliki ketinggian 15 meter ini memang tiada duanya. Keberadaannya dikelilingi bukit batu dan di puncak air terjun terdapat batu alam besar yang terlihat menggantung. Sembari melihat-lihat pemandangan, pengunjung bisa foto-foto, bermain air atau sekedar bersantai menikmati sejuknya udara yang dihasilkan pepohonan rindang di sekitarnya.

Air terjun Seweru ini sangat ramai, lho di hari Minggu maupun libur nasional. Jadi, kami sarankan pembaca untuk pergi ke sana di hari biasa supaya bisa menikmati kealamiannya dengan khidmat.

Akses Lokasi Menuju Air Terjun Seweru Serondo

Air terjun Seweru berada di Dusun Seweru, Desa Kare, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, tepatnya di lereng Gunung Wilis. Jaraknya dari Alun-alun Kota Madiun adalah 25 km dan 50 km ke arah timur kota Madiun.

Rutenya, dari pusat Kota Madiun pengunjung bisa mengendarai mobil atau motor ke arah Dungus, Kecamatan Wungu. Kemudian, ambil arah ke timur menuju Kecamatan Kare hingga menemukan pertigaan sebelum perkebunan kopi. Pertigaan atau persimpangan jalan tersebut ada di kiri jalan. Disitu pengunjung akan menemukan petunjuk menuju lokasi wisata.

Lanjutkan perjalanan hingga pintu masuk area air terjun dan parkirkan kendaraan di sana. Selanjutnya pengunjung harus berjalan kaki untuk sampai di lokasi. Pengunjung akan menjumpai jalan setapak yang terjal dan licin sepanjang 1 km sebelum sampai air terjun. Jaraknya memang cukup jauh, namun itu merupakan tantangan tersendiri bagi pengunjung yang memiliki jiwa penjelajah.

Apalagi banyak pemandangan yang menyambut kedatangan pengunjung di sana, seperti tebing-tebing tinggi, pepohonan hijau lebat dan ucapan selamat datang dari burung-burung yang berkicau. Dengan adanya pohon-pohon rindang di sepanjang perjalanan, pengunjung tidak perlu takut kepanasan. Nanti, juga akan melewati sungai berbatu yang tidak begitu deras bisa untuk cuci muka atau istirahat sejenak. Tapi, pastikan untuk melintasinya dengan hati-hati.

Harga Tiket Masuk air terjun seweru madiun

Untuk memasuki objek wisata air terjun Seweru, pengunjung tidak dikenai biaya apapun. Hanya membayar parkir sekitar Rp2.000 untuk kendaraan roda dua pada karang taruna desa setempat.

Dalam perjalanan menapaki jalan setapak yang terjal, usahakan memakai sandal atau sepatu gunung dan sarung tangan serta kaki agar pengunjung terlindungi dari bebatuan dan semak belukar. Hal lain yang perlu diperhatikan, jangan mengunjunginya di musim hujan karena sudah pasti jalanan menuju lokasi sangat ekstrim dan berbahaya, apalagi kalau pengunjung terjebak hujan di tengah perjalanan.

Selain menikmati liburan di air terjun Seweru, pengunjung bisa mampir di perkebunan apel, jeruk, cengkeh dan bunga taman yang tak jauh dari lokasi.

Komentar