Menikmati hutan pinus dan cantiknya anggrek di orchid forest cikole bandung jawa barat

Orchid Forest menjadi salah satu daftar destinasi wisata alam yang patut dikunjungi oleh Anda yang jenuh dengan hingar-bingar kehidupan di kota. Objek wisata tersebut berlokasi di Jalan Tangkuban perahu KM. 8, Cikole, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, berjarak sekitar 5 km dari alun-alun lembang.

Jika dari arah Kota Bandung, tempat ini berjarak hanya sekitar 20 km, atau bisa ditempuh dengan waktu berkendara selama 1 jam saja. Objek wisata ini dibuka pada akhir bulan Agustus 2017 lalu. Meskipun namanya forest atau hutan, tapi Anda tidak berjalan di tanah layaknya di hutan karena objek wisata ini dibangun sedemikian rupa, namun tetap mempertahankan suasana yang masih alami, sehingga pengunjung dapat menikmati alam yang begitu indah.

Oleh karena Orchid Forest adalah wisata alam yang berada di kawasan dataran tinggi, maka Anda jangan khawatir dengan kualitas udara di sana. Dijamin masih sejuk, segar, dan rendah polusi! Ada banyak manfaat yang akan Anda dapatkan dengan berwisata di Orchid Forest di antaranya adalah pikiran Anda akan kembali segar, Anda akan mendapatkan pengetahuan dan pengalaman, serta dalam diri Anda akan tumbuh inspirasi dan cinta terhadap alam.

Objek wisata ini menyuguhkan keindahan alam hutan pinus seluas 12 hektar yang dipercantik dengan berbagai jenis koleksi tanaman anggrek yang dapat anda temukan di setiap tempat di objek wisata ini. Anggrek yang merupakan anggota dari family tanman Orchidaceae ini merupakan salah satu spesies utama yang banyak diburu karena keindahan bunga dan morfologi bunga yang sangat unik.

Keindahan bunga anggrek di orchid forest cikole bandung

Terdapat sekitar 157 jenis anggrek, tidak hanya anggrek asli Indonesia, tapi ada juga anggrek dari negara lain, seperti Amerika, Peru, dan Venezuela. Anggrek yang sudah langka pun dapat ditemukan di objek wisata ini, misalnya anggrek hitam (Coelogy pandurata), anggrek kantong semar (Paphopedilum glaucophyllum), dan anggrek Paraphalaenopsis Laycocky.

Pemilik Orchid Forest menuturkan bahwa tujuan objek wisata Orchid Forest adalah mengenalkan berbagai koleksi anggrek kepada seluruh wisatawan dan mengajarkan cara budi daya anggrek mulai dari pembibitan hingga aklimatisasi dan perawatan.

Selain itu, Orchid Forest juga menyediakan klinik anggrek sebagai salah satu fasilitas pengunjung untuk dapat berkonsultasi terkait penyakit anggrek yang dimilikinya kepada para ahli anggrek. Harapan nantinya, objek wisata Orchid Forest dapat dikembangkan menjadi hutan anggrek terbesar di Indonesia.

Jadi, objek wisata ini sangat direkomendasikan dan sangat spesial bagi para pecinta bunga anggrek. Tidak hanya dinikmati di tempat saja, tanaman anggrek juga dapat dinikmati di rumah dengan membelinya terlebih dahulu di Pusat penjualan anggrek di wisata Orchid Forest ini.

Oleh karena icon utama wisata Orchid Forest ini adalah bunga anggrek, maka pintu masuk area tersebut dibangun dengan desain menyerupai kelopak bunga anggrek. Spot ini adalah tempat pembelian tiket bagi para pengunjung. Tiket masuk wisata alam Orchid Forest terbilang murah dibandingkan dengan tingkat kepuasan yang akan diperoleh oleh pengunjung setelah mengunjungi objek wisata ini.

Tarif masuk orchid forest cikole bandung

Setiap pengunjung hanya membayar Rp 30.000,00  per orang untuk dapat menikmati keindahan alam hutan pinus dan bunga anggrek. Bagi yang membawa serta kamera DSLR akan dikenakan biaya tambahan sebesar Rp 50.000,00 per orang. Tarif parkir kendaraan adalah Rp 5.000,00 per mobil dan Rp 2.000,00 per motor. Biasanya terdapat sajian tarian ucapan selamat datang dari pengelola untuk pengunjung.

Tidak melulu tentang anggrek dan pinus, fasilitas lain di objek wisata ini adalah wood bridge atau sky bridge, yaitu jembatan gantung yang panjangnya sekitar 50 meter yang menghubungkan antar pohon pinus. Jembatan ini terbuat dari ikatan tali putih yang menyambungkan dari satu pohon ke pohon lainnya dan hanya mampu menampung 5 orang dewasa. Jadi, pengunjung harus bersabar mengantri untuk dapat merasakan berjalan dan bergaya di wood bridge ini. Untuk naik atau sekedar foto-foto di wood bridge, pengunjung harus membayar Rp 15.000,00 per orang. Harga ini masih terbilang murah jika dibandingkan dengan hasil foto ngehits dan instagramable yang akan Anda dapatkan.

Fasilitas dan Permainan di orchid forest cikole bandung

Selain sky bridge, pengunjung akan menemukan berbagai arena outbound. Fasilitas outbound yang tersedia berdasarkan tingkatan usia. Ada flying fox, airshoft gun, panahan, dan highrope. Jika Anda tertarik dengan fun games, fun team building, company atau family gathering, dan character building bisa dilakukan di beberapa blok area terbuka dengan hamparan rumput hijau di antara deretan pohon pinus yang rindang. Tarif setiap permainannya adalah Rp 15.000,00 per orang.

Ada pula area permainan lainnya yang dijamin sangat diminati anak-anak, yaitu taman kelinci. Di sini, anak-anak dapat bermain kelinci sepuasnya dan memberi makan juga. Selain itu, terdapat pula taman baca anak, camping ground, picnic area, penangkaran rusa, spot photography, down hill track, highrope, dan papan turun tebing.

Setelah lelah bermain di Orchid Forest, pengunjung dapat menikmati berbagai makanan dan minuman yang tersedia di food court, tea house cornen, dan pine kitchen. Bagi penikmat kopi ada coffee corner di Orchid Forest. Pengelola bekerja sama dengan salah satu Coffee Shop di Bandung, yaitu Armor Kopi. Anda dapat menikmati segelas kopi panas dilengkapi camilan khas Bandung, seperti cireng, siomay, atau batagor. Coffee Corner Armor berada di pintu masuk gerbang Orchid Forest.

Komentar

Jul 27, 2018 - Posted by hamdani - No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *