Pantai ngrumput gunungkidul : Surga tersembunyi di gunung kidul

Yogyakarta merupakan kota dengan pemandangan alam yang begitu menawan. Selain dikenal dengan wisata bersejarah, Yogyakarta juga dikenal dengan keindahan dari berbagai pantainya. Mulai dari pantai yang sudah populer hingga yang belum populer alias masih belum terjamah.

Pantai Ngrumput adalah salah pantai yang tergolong belum populer. Pilihan berwisata ke pantai yang belum populer ini, sangat cocok bagi Anda untuk menenangkan diri dan melepas penat dari runtinitas kesibukan kerja sehari-hari. Selain Ngruput, terdapat sekitar 8 pantai lainnya yang juga bisa anda nikmati di kota Yogyakarta ini. Semua pantai tersebut terletak dilokasi yang sama yaitu di Tanjungsari, Gunungkidul, Yogyakarta.

Dari Stasiun Yogyakarta, perjalanan ke lokasi tersebut memakan waktu sekitar dua jam. Setelah itu anda akan berhenti di gerbang pembelian tiket. Harga tiket masuk yaitu Rp 10.000,00 per orang. Dengan harga itu anda sudah bisa bebas masuk ke semua pantai seperti Pantai Baron, Drini, Kukup, Krakal, Sepanjang, sundar, dll.

Setelah melewati gerbang pembelian tiket, Anda akan masuk ke Kampung Baron. Tidak lama setelah itu, Anda akan mendapati 2 jalur, ke kanan akan menuju Pantai Baron, sedangkan ke kiri akan menuju Pantai Kukup, Pantai Sepanjang, Pantai Drini, Pantai Krakal, Pantai Sundar, dan Pantai Indrayanti.

Kondisi jalan di lokasi ini sangat sempit, menanjak, dan di kanan-kiri jalan terdapat bebatuan. Jadi, Anda harus sangat berhati-hati saat berkendara!

Tidak lama berkendara, Anda akan sampai di pintu gerbang Pantai Kukup. Oleh karena tujuan kita adalah ke Pantai Ngrumput, maka perjalanan masih belum selesai. Perjalanan masih tetap berlanjut hingga sampai di pantai-pantai yang lain termasuk Pantai Drini.

Untuk menuju Pantai Ngrumput harus melewati Pantai Drini, pantai yang lebih dulu populer dibandingkan pantai-pantai lainnya. Walaupun Pantai Ngrumput terletak di sebelah pantai yang ngehits, tetapi Pantai Ngrumput tidak kalah menarik. Pantai Ngrumput masih dianggap pantai tersembunyi, maka tidak heran jika pengunjung di pantai ini lebih sedikit dibandingkan pantai lainnya.


Pantai Ngrumput ini berjarak sekitar 500-700 meter dari Pantai Drini. Untuk menuju ke Pantai Ngrumput bisa ditempuh dengan berjalan kaki ke arah timur dari Pantai Drini. Apabila keadaan laut sedang surut, maka lebih baik melewati sepanjang tepi pantai karena jaraknya lebih dekat yaitu sekitar 10-15 menit.

Akan tetapi, Anda tetap harus berhati-hati karena banyak bebatuan terumbu karang yang cukup tajam. Apabila kondisi laut sedang pasang, maka Anda jangan memaksakan diri untuk melewati sepanjang tepi pantai, dikarenakan ombak pantai selatan yang terkenal cukup besar dan cukup berbahaya.

Ketika laut sedang pasang, sebaiknya anda melewati jalur perbukitan, walaupun jarak yang ditempuh akan lebih jauh yaitu sekitar 30-45 menit, melelahkan, dan cukup susah karena Anda akan melewati jalan setapak berbatu yang licin, namun hal itu akan terbayarkan ketika Anda sudah sampai di Pantai Ngrumput. Pantai yang begitu indah dan mempesona dengan bebatuan unik yang menjadi salah satu daya tarik pengunjung.

Tidak seperti namanya, Pantai Ngrumput bukanlah pantai yang ditumbuhi hamparan rerumputan hijau, namun tetap seperti pantai biasanya dengan hamparan pasir putih yang begitu lembut. Daya tarik pantai ini selain pantai dan karangnya adalah terdapat tebing tinggi, lorong gua, dan terdapat karang bolong (Red: lubang) yang menyuguhkan pemandangan indah ketika ombak melewatinya.

Untuk menikmati pantai ini dari ketinggian, Anda dapat naik ke puncak Bukit Kosakora yang ada di sebelah timur pantai ini. Dijamin, pantai ini akan tampak lebih indah. Bukit Kosakora adalah bukit tertinggi di kawasan perbukitan di sekitar kawasan Pantai Drini dan Ngrumput.

Dari atas bukit yang berketinggian sekitar 50 meter di atas permukaan laut ini, Anda bisa melihat pemandangan indah lekuk pantai tersembunyi ini. Pemandangan matahari terbit dan terbenam di titik ini sering jadi sasaran para pembidik foto panorama.

Hamparan pasir putih di pantai ini cukup luas, sehingga sangat cocok bagi pengunjung yang ingin camping. Pantai ini sangat cocok bagi Anda yang ingin mengajarkan pengalaman camping kepada si buah hati. Anda hanya perlu merogoh kocek sekitar Rp 15.000,00 per tenda.

Uang yang dibayarkan pada penduduk sekitar ini digunakan untuk memelihara kebersihan pantai. Setiap tenda akan diberi sebuah tong besar untuk membuang sampah dan juga digunakan untuk membuat api unggun saat malam menjelang. Hal seperti ini yang patut dicontoh untuk diterapkan di semua pantai di Indonesia agar pantai-pantai di Indonesia tetap bersih, asri, dan indah.

Bagi Anda yang tidak memiliki peralatan camping, jangan khawatir! Ada banyak tempat yang menyewakan tenda, lentera, dan keperluan berkemah lainnya. Anda pun jangan khawatir apabila lapar karena di pantai ini sudah ada warung penjual makanan dan minuman.

Mereka juga menyediakan kamar mandi dan toilet. Ada juga nelayan yang menjual hasil tangkapan ikan segarnya. Terbayang kan bagaimana enaknya camping sambil bakar ikan yang dinikmati di tepian pantai?

Komentar

Jul 27, 2018 - Posted by hamdani - No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *